Jumat, 30 Agustus 2013

Praktikum ASP1

Posted by Hanifah Ulfah Rabbani with No comments
Praktikum ASP I

   
   1.   Buka aplikasi visual studio 2012 anda. Kemudian pilih new project


   2.  Pilih Visual C# -> Windows -> Console Application
    o   Beri Nama Project/Solution Name -> PraktikCSharp
    o   Tempatkan lokasi file di Folder PraktikumASP21 di partisi yang          kalian tentukan sendiri (aman)
    o   Klik OK




    3.  Tambahkan script seperti berikut ini. Setelah selesai menambahkan scriptnya, running program anda dengan Ctrl+F5



    4.  Jeng jeng. Ini hasilnya 



Alhamdulillah, tugas ASP I akhirnya lunas juga yaa :))
Sampai ketemu ditugas selajutnya, readersku :D 





PraktikumPHP3

Posted by Hanifah Ulfah Rabbani with No comments
Sekilas

Print dapat berlaku seperti sebuah fungsi artinya print memiliki return value berupa boolean jika sukses, sedangkan echo tidak. Echo langsung meng-output-kan parameter yang diberikan. Oleh karena itu, kita dapat melakukan
<?php
$a = “Hello”;
$b = ” World”;
echo $a, $b;
?>
tetapi tidak dapat melakukan
print $a, $b;
karena malah akan menghasilkan parse error.
Fungsi echo () akan dieksekusi lebih cepat dibandingkan dengan print (), perrbedaan ini disebabkan oleh fungsi print() akan mengembalikan status integer yang menyatakan apakah proses berhasil dilaksanakan atau tidak.
Echo () juga hanya menampilkan output saja dan tidak mengerjakan hal lainnya.
NB: Tutorial yang athor gunakan, sama dengan tutorial sebelumnya. Jadi, kalian bisa lihat di tutorial sebelumnya, jika mengalami kesulitan. Post-kan komentar juga diperbolehkan -sangat-. 

Belajar PHP ARRAY menggunakan Dreawever, PHP Designer, netBeans IDE  7.3.1

1.     Menggunakan Dreamwever CS5.

a.  Buka Dreamwever CS5. Lalu pilih PHP (yang syudah dilingkari garis hijau).


b. Masukkan script tentang biodata anda. Seperti ini. 
Pada gambar sebelah kiri, itu script yang dibutuhkan. Sedangkan yang disebelah kanan adalah hasil running dari scriptnya.



Menggunakan PHP DESIGNER.
a. Buka aplikasi PHP Designer anda. Lalu pilih PHP yang ada disebelah kiri anda.

a.  b. Masukkan scriptnya diatara <?php dan ?>

cSetelah itu, jalankan dengan menclik run. Seperti ini tampilannya. 


 Menggunakan NET BEANS IDE 7.3.1.

a. Buka aplikasi netBeans anda. Lalu, klik icon yang sudah author lingkari dengan garis hijau.


a.

 b.  Pilih PHP lalu PHP FILE.



 c. Isikan file name dengan nama file yang anda inginkan



 d. Masukkan scriptnya.




d. Ini hasil setelah dirunning 
.

Alhamdulilah, tugas PHP3 author sudah selesai :)) Sampai berjumpa di tugas selanjutnya readers ku :D

Minggu, 25 Agustus 2013

Belajar PHP menggunakan string dengan aplikasi Dreamwever CS5.

Posted by Hanifah Ulfah Rabbani with No comments
Belajar PHP menggunakan string dengan aplikasi Dreamwever, PHP Designer, dan NetBeans .

Sekilas :D
Kali ini, saya ingin berbagi tentang PHP dengan menggunakan string.
Untuk mengisi nilai dari suatu variabel jika type data string  maka dapat ditulis dengan (diakhiri tanda titik koma)
PHP memiliki 8 tipe varibel, yakni :
1. booelan(T or F)
2. integer
3. floating point (desimal)
4. string
5. array
6. object
7. resources
8. null

Variabel diisi dengan nilai (Di-asign) dengan tanda sama dengan (=)
Misal : $name ='Hanifah'. Dan variabel dapat ditampilkan tanpa tanda petik seperti :
echo $name;
print $name;
atau
echo "Hello, $name";



  1. Menggunakan  Dreamwever.
    
    a.  Pastikan aplikasi dreamwever anda tidak trial dan sudah terbuka. 


  b. Kemudian, cari New Site. Klik



    c.  Pada Site name, kalian isi dengan nama file yang kalian simpan di xampp atau di wamp.

Jika pada Local Site Folder, itu tempan file dimana file itu akan disimpan. 

 d.  Klik Servers yang ada dibagian kiri kalian. Setelah itu klik pula tanda tambah.  

e.  Pada nomor 1, kalian isi dengan localhost yang sudah tadi kalian isi.
    Pada nomor 2, kalian pilih Local/Network.
    Pada nomor 3, kalian cari tempat penyimpanan document PHP yang sebelumnya.
    Pada nomor 4, kalian isi URL dengan localhost:{port}/lokasi penyimpanan/


          f.  Isikan biografi tentang anda dengan menggunakan PHP. Seperti ini –mungkin- hasilnya.


           g.  Setelah itu, kalian save pada penyimpanan di C.

         h.  Setelah itu, kita lihat pada browser hasil akhir dari pengerjaan localhost yang diisi dengan biodata.
      Contoh : “localhost/praktikumPHP21/hhh.php”.
Segini dulu yaa J
Good night readersku :D



Belajar PHP menggunakan PHP Designer.

Posted by Hanifah Ulfah Rabbani with No comments
  3.  Menggunakan PHP Designer.
    
    a. Pastikan kalian mempunyai aplikasi PHP Designer.



        b. Buatlah file PHP dengan klik PHP pada tulisan yang sudah diberi garis tebal        merah.


        c.   Akan muncul tampilan awal pada PHP. Seperti ini.


        d.   Masukkan script. Scriptnya itu berada diantara sintax <?php dan ?>



    e. Simpan hasil  kerja kalian pada local disk c.



    f. Jalankan pada PHP designer dengan menggunakan RUN. Liat hasilnyaa



g.  Jeng jeeng . Ini dia hasilnya. 


      h. Ini, tampilan di browser. –Saya pake firefox-

Sekilas info dari saya, Bersambung :D.



Belajar PHP Menggunakan NetBeans IDE 7.3.1

Posted by Hanifah Ulfah Rabbani with No comments
   2.  Menggunakan NetBeans IDE 7.3.1.

a.   Pastikan kalian memiiki NetBeans IDE 7.3.1. Lalu, buka aplikasi tersebut


b. Buatlah project baru dengan klik File – New Project .
 

     c. Setelah itu akan muncul  halaman seperti hal dibawah ini. Klik pada PHP          lalu pilih PHP Application with Exiting Sources. 


     d. Muncul lagi tampilan seperti  ini. Pada Source Folder isi dengan lokasi             penyimpanan file php anda. Jika pada project name, kalian isi dengan             nama project anda. Setelah itu next.


     ePada Run as, isi dengan Local web Site. Finish.


      f. Setelah itu klik file – New File. Pilih PHP dengan File typesnya PHP File. 


       g. Muncul lagi halaman seperti ini. Finish


        h. Isi sintax diantara <?php dan ?>


        i. Setelah itu, kita bias lihat hasil kerja kita pada browser dengan mengisi           address barnya dengan http://localhost:1919/PraktikumPHP21/Praktikum1.php








Belajar PHP menggunakan Dreamwever CS5.

Posted by Hanifah Ulfah Rabbani
Belajar PHP menggunakan Dreawever cs 5

       1.   Menggunakan Dreamwever CS5.

   a.  Buka Dreamwever CS5. 


  b.  Kemudian, cari New Site. Klik.


 c.   Pada Site name, kalian isi dengan nama file yang kalian simpan di xampp atau    di wamp.
   Jika pada Local Site Folder, itu tempan file dimana file itu akan disimpan. 


 d.   Klik Servers yang ada dibagian kiri kalian. Setelah itu klik pula tanda tambah.
  

   e.    Pada nomor 1, kalian isi dengan localhost yang sudah tadi kalian isi.
   Pada nomor 2, kalian pilih Local/Network.
   Pada nomor 3, kalian cari tempat penyimpanan document PHP yang sebelumnya.
   Pada nomor 4, kalian isi URL dengan localhost:{port}/lokasi penyimpanan.

  
f. Isikan biografi tentang anda dengan menggunakan PHP. Seperti ini –mungkin-  hasilnya


g.   Setelah itu, kalian save pada penyimpanan di C.


h.   Setelah itu, kita lihat pada browser hasil akhir dari pengerjaan localhost yang    diisi dengan biodata.
Contoh : “localhost/praktikumPHP21/l.php”.

   

  

   

Senin, 19 Agustus 2013

Sejarah Active Server Pages - ASP.net

Posted by Hanifah Ulfah Rabbani

Active Server Pages (ASP)

                            Bahasa pemrograman lingkungan aplikasi terbuka (open application environment) berjenis serverside untuk membangun aplikasi web (internet). Lingkungan aplikasi terbuka, maksudnya bahwa menggunakan ASP, halaman-halaman Hypertext Markup Language (HTML), script, dan komponen ActiveX dapat dikombinasikan menjadi satu untuk membangun sebuah aplikasi web. 

                  HTML adalah bahasa standar penulisan dokumen web agar dapat ditampilkan pada browser. Script adalah potongan program kecil yang disisipkan pada dokumen web sehingga halaman web menjadi lebih interaktif. Sedangkan ActiveX adalah seperangkat teknologi yang memungkinkan komponen-komponen software untuk berinteraksi satu sama lain dalam lingkungan yang terhubung tanpa mempedulikan dari bahasa apa komponen tersebut diciptakan. ASP diciptakan oleh Microsoft untuk menjawab tantangan pemrograman web dinamis, di mana isi dari sebuah web site dapat diprogram untuk mendapatkan hasil yang berbeda. Tidak seperti HTML yang hanya menampilkan isi yang statis, ASP mampu menampilkan isi halaman yang berbeda sesuai dengan tujuan pemrogramannya. Sampai saat buku ini ditulis, ASP telah mencapai versi 3.0 yang berjalan pada platform Windows 2000 Professional atau Server. Versi sebelumnya, yaitu versi 2.0, dapat berjalan pada platform lain seperti Linux, Solaris, OS/2, dan Novell. Saat ini Microsoft tengah merancang pelanjut dari ASP 3.0, yaitu ASP+ yang berjalan pada Windows .NET Framework. 

                          Bahasa ASP murni Object Oriented Programming (OOP). Struktur bahasanya sama dengan bahasa Visual Basic yang mudah dimengerti karena sintaksnya menggunakan Bahasa Inggris. Seperti diketahui, bahwa Visual Basic adalah bahasa pemrograman yang paling mudah dimengerti dan dipelajari dibandingkan bahasa pemrograman lainnya. Oleh karena itu ASP sangat mudah dipelajari oleh para pemula sekalipun untuk membuat aplikasi web, disamping kehandalan dan kelengkapan fasilitas yang diberikan. 

 1. Apa yang Anda Butuhkan Agar dapat memprogram web menggunakan ASP (Active Server Pages) ?
Ada beberapa persyaratan yang harus terpenuhi. Sebagai gambaran berikut akan dijelaskan dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu yang berhubungan dengan sistem operasi. Karena saat ini ada beberapa jenis sistem operasi, maka dalam buku ini dijelaskan penerapan ASP bagi yang menggunakan sistem Operasi Microsoft Windows dan Non Microsoft Windows. 1.1. Bagi Pengguna Microsoft Windows Jika Anda menggunakan Microsoft Windows ada beberapa hal yang harus terpenuhi untuk mempelajari ASP. Persyaratan tersebut mutlak harus terpenuhi, karena tanpa memenuhi persyaratan tersebut program ASP yang dibangun tidak akan jalan. 

1.1.1. Server Web Bagi Anda yang menggunakan Microsoft Windows 98 jika akan mempelajari ASP (Active Server Pages) harus diinstalasi PSW (Personal Web Server) untuk Windows 98. Sedangkan apabila menggunakan Microsoft Windows NT, Windows 2000 atau Windows XP IIS (Internet Information Server) harus sudah terinstalasi. PWS terdapat dalam CD Windows 98 pada direktori Addons. IIS 4.0 terdapat pada CD NT Option Pack 4.0 untuk Windows NT 4.0, sedangkan IIS 5.0 atau IIS versi 5.1 sudah terbungkus menjadi satu dalam Microsoft Windows 2000 atau Windows XP. 

1.1.2. Editor Karena script ASP ditulis dalam bentuk teks murni seperti HTML, Anda dapat menggunakan sembarang editor teks untuk menyunting file-file ASP, misalnya Notepad. Anda dapat pula menggunakan editor yang dirancang khusus untuk membuat halaman-halaman web HTML dan script seperti MS FrontPage dan Macromedia Dreamweaver. Bila ingin terlihat lebih profesional, Anda dapat menggunakan MS Visual Interdev, software buatan Microsoft yang memang khusus dirancang untuk membuat aplikasi web (ASP). Microsoft Visual Interdev termasuk Microsoft Visual Studio family, satu bundel dengan MS Visual Basic, C++, Foxpro, dan J++. 

1.1.3. Browser Browser digunakan untuk mengetes script ASP yang dibuat. Anda dapat menggunakan sembarang browser seperti Internet Explorer, Netscape Navigator, ataupun Opera. 

1.2. Bagi Pengguna Non Windows Active Server Pages terus berkembang dan menjadi populer di kalangan developer web. Keterbatasan penggunaan yang diperuntukkan hanya untuk platform Windows menjadi masalah tersendiri bagi perkembangan ASP. Dua buah perusahaan telah mempelopori pembuatan komponen-komponen untuk menjalankan ASP pada berbagai platform sistem operasi. 

1.2.1. Chili!ASP (http://www.chilisoft.com) Menyediakan fungsi untuk mengeksekusi script ASP pada server web Netscape, Apache, dan Lotus Go serta alat pengembangannya. 

1.2.2. Instant ASP (http://www.halcyonsoft.com) Mengeksekusi script ASP hampir pada semua server web dan semua platform, seperti Windows NT, Sun, Novell, AIX, Apple, OS/2, dan masih banyak lagi. 

  2. Bagaimana ASP Bekerja Script ASP yang telah dibuat, tidak dapat langsung dijalankan di sebuah komputer menggunakan browser. Sebab, penerjemahan script ASP memerlukan sebuah server tersendiri. Script-script ASP diproses di sebuah server web, hasilnya barulah dikirimkan ke client dalam format HTML. Oleh karena itulah halaman web yang mengandung ASP dapat dibuka oleh browser manapun karena output yang ditampilkan di browser adalah dokumen HTML. Pada Windows 2000, pustaka pengeksekusi script-script ASP adalah ASP.DLL yang secara default terinstal pada direktori WINNT\System32\inetsrv. Ketika ada permintaan dari client untuk membuka suatu halaman yang berisi script ASP, IIS akan memerintahkan kepada file tersebut untuk mengeksekusi script-script yang ada. Setelah selesai, hasilnya digabungkan dengan kode HTML yang ada membentuk sebuah dokumen HTML yang komplit. Dokumen yang komplit tersebut lalu diserahkan kepada server web untuk diteruskan kepada client yang memintanya. Jenis script yang diolah seperti script ASP disebut dengan script serverside. Script ASP berbeda dengan VBScript atau JavaScript yang diolah dan dilihat hasilnya langsung di browser. Jenis script seperti VBScript dan JavaScript disebut dengan script clientside. 

   3. Lebih Jauh Mengenal ASP Ke depan semua aplikasi akan mengarah ke Web Services. Oleh karena itu salah satu komponen Web Services antara lain ASP. Tanpa mengerti ASP sangat sulit untuk mengetahui mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan pembuatan Web Services tersebut. Untuk memulai ASP Anda harus mengerti teknik penulisan, variabel dan struktur pemrogramannya. Setelah semua Anda pahami baru Anda merancang program ASP untuk Web Anda. 

3.1. Penulisan Script ASP Penulisan Script ASP dapat diletakkan pada halaman web dengan dua cara: 
Cara 1: 
Cara 2: 
<% 
 ‘script ASP  
%> 

3.2. Variabel pada ASP Pada dasarnya hanya ada satu jenis variabel dalam ASP, yaitu variant. Hanya saja untuk kemudahan dalam pengolahan, variabel pada ASP dapat dibedakan menjadi 5 yaitu: objek, string, numerik, date & time, dan boolean. Variabel obyek dibuat ketika kita ingin memprogram menggunakan obyek khusus seperti obyek Scripting.FileSystemObject, obyek CDONTS.NewMail, dan lain-lain. Variabel string adalah variabel yang berisi teks, sedangkan variabel numerik adalah variabel yang berisi bilangan, baik bilangan bulat maupun bilangan pecahan. Variabel date time berisi informasi tanggal dan waktu, sedangkan variabel berjenis boolean berisi nilai logika True atau False. 

3.3. Struktur Program pada ASP Struktur program pada ASP tidak jauh berbeda dengan pemrograman pada umumnya bahkan tidak terlalu jauh berbeda dengan bahasa pemrograman Visual Basic. 
3.3.1. Pendeklarasian Variabel Pendeklarasian variabel pada ASP bersifat opsional, yaitu boleh dilakukan boleh juga tidak. Pendeklarasian tersebut biasanya digunakan untuk mempermudah pemeliharaan variabel-variabel dalam aplikasi. Pendeklarasian variabel dapat dibuat mutlak, yaitu harus dideklarasikan dengan cara menambahkan statement <% Option Explicit %> di bagian atas program, sebelum menuliskan perintah-perintah ASP lainnya. 
<% 
Dim lGaji 
Dim sPesan 
Dim oConn, oRs 
%> 
3.3.2. Penulisan Keterangan (remark) Penulisan keterangan pada program dilakukan dengan terlebih dahulu menuliskan tanda ‘. 
3.3.3. Penggunaan operator & dan + Operator & digunakan untuk menyambung string, sedangkan operator + digunakan untuk menambahkan bilangan. Perhatikan perbedaannya pada contoh berikut: 
<% 
A = 100 
B = 50 
C = A & B ‘C = “10050” 
D = A + B ‘D = 150 
%> 
3.3.4. Struktur percabangan If-Then-Else Contoh penulisan strktur percabangan If-Then-Else sebagai berikut. 
<% 
Umur = 3 
If 
Umur <= 5 
Then Response.Write “Masih Balita” 
Else 
Response.Write “Bukan Balita Lagi” 
End If 
%> 
akan mencetak: Masih Balita, sebab variabel Umur bernilai 3, yaitu lebih kecil dari 5. 
3.3.5. Struktur Percabangan Select Case – End Select 
<% 
Nilai = “B” 
Select Case Nilai             '
Case “A” Response.Write “Baik Sekali”
Case “B” Response.Write “Baik” Case “
C” Response.Write “Cukup” Case “
D” Response.Write “Kurang” Case “
E” Response.Write “Buruk” 
End Select 
%> 
akan mencetak: Baik, sebab variabel Nilai bernilai B. 
3.3.6. Struktur Pengulangan For-Next <% Dim I For I = 1 To 5 Response.Write&“ ” Next %> akan mencetak: 1 2 3 4 5 dengan adalah perintah HTML untuk berganti baris. 
3.3.7. Struktur Pengulangan For Each – Next Serupa dengan struktur pengulangan For-Next, hanya saja For Each - Next digunakan untuk mengambil elemen dari suatu array atau obyek. <% Dim A(3) A(1) = "Selamat " A(2) = "Belajar " A(3) = "ASP 3.0" For Each Item In A Response.Write Item Next %> akan menghasilkan: Selamat Belajar ASP 3.0 3.3.8. Struktur Pengulangan Do-Loop Struktur pengulangan Do-Loop adalah struktur pengulangan yang menggunakan kondisi sebagai syarat pengulangannya. <% I = 1 Do Response.Writ e I&“ ” I = I + 1 Loop Until I = 5 %> hasilnya sama persis seperti pada nomor 5. 3.3.9. Pembuatan Procedure Sub dan Function Sub merupakan potongan program yang melakukan tugas tertentu untuk memudahkan pengidentifikasian dan penelusuran alur program. Function adalah sejenis sub yang mengembalikan suatu nilai. Contoh: <% Sub TulisJudul Response.Write “ Menghitung Luas Lingkaran ” End Sub Function LuasLingkaran(Jari2) LuasLingkaran = 3.14 * Jari2 * Jari2 End Function Dim R R = 5 TulisJudul Response.Write“ Jari-Jari: “ & R Response.Write“ Luas Lingkaran : “ & LuasLingkaran(R) %> 3.3.10. Penyambungan Statement yang Terlalu Panjang Untuk memperindah penulisan statement yang terlalu panjang dan agar mudah dibaca, penulisannya dapat kita sambung menggunakan tanda _. Misalnya: If Umur > 18 And Pekerjaan <> “” And Status <> “Menikah” Then End If dapat dituliskan menjadi: If Umur > 18 And _ Pekerjaan <> “” And _ Status <> Menikah Then End If