Active Server Pages (ASP)
Bahasa pemrograman lingkungan aplikasi terbuka (open
application environment) berjenis serverside untuk membangun aplikasi
web (internet). Lingkungan aplikasi terbuka, maksudnya bahwa menggunakan ASP,
halaman-halaman Hypertext Markup Language (HTML), script, dan komponen ActiveX
dapat dikombinasikan menjadi satu untuk membangun sebuah aplikasi web.
HTML adalah bahasa standar
penulisan dokumen web agar dapat ditampilkan pada browser. Script adalah
potongan program kecil yang disisipkan pada dokumen web sehingga halaman web
menjadi lebih interaktif. Sedangkan ActiveX adalah seperangkat
teknologi yang memungkinkan komponen-komponen software untuk berinteraksi satu
sama lain dalam lingkungan yang terhubung tanpa mempedulikan dari bahasa apa
komponen tersebut diciptakan. ASP diciptakan oleh Microsoft untuk menjawab
tantangan pemrograman web dinamis, di mana isi dari sebuah web site dapat
diprogram untuk mendapatkan hasil yang berbeda. Tidak seperti HTML yang hanya
menampilkan isi yang statis, ASP mampu menampilkan isi halaman yang berbeda
sesuai dengan tujuan pemrogramannya. Sampai saat buku ini ditulis, ASP telah
mencapai versi 3.0 yang berjalan pada platform Windows 2000 Professional atau Server.
Versi sebelumnya, yaitu versi 2.0, dapat berjalan pada platform lain seperti
Linux, Solaris, OS/2, dan Novell. Saat ini Microsoft tengah merancang pelanjut
dari ASP 3.0, yaitu ASP+ yang berjalan pada Windows .NET Framework.
Bahasa ASP murni
Object Oriented Programming (OOP). Struktur bahasanya sama dengan bahasa Visual
Basic yang mudah dimengerti karena sintaksnya menggunakan Bahasa Inggris.
Seperti diketahui, bahwa Visual Basic adalah bahasa pemrograman yang paling mudah
dimengerti dan dipelajari dibandingkan bahasa pemrograman lainnya. Oleh karena
itu ASP sangat mudah dipelajari oleh para pemula sekalipun untuk membuat
aplikasi web, disamping kehandalan dan kelengkapan fasilitas yang diberikan.
1. Apa yang Anda Butuhkan Agar dapat memprogram web menggunakan ASP
(Active Server Pages) ?
Ada beberapa persyaratan yang
harus terpenuhi. Sebagai gambaran berikut akan dijelaskan dua hal yang perlu
diperhatikan, yaitu yang berhubungan dengan sistem operasi. Karena saat ini ada
beberapa jenis sistem operasi, maka dalam buku ini dijelaskan penerapan ASP
bagi yang menggunakan sistem Operasi Microsoft Windows dan Non Microsoft
Windows. 1.1. Bagi Pengguna Microsoft Windows Jika Anda menggunakan Microsoft
Windows ada beberapa hal yang harus terpenuhi untuk mempelajari ASP.
Persyaratan tersebut mutlak harus terpenuhi, karena tanpa memenuhi persyaratan
tersebut program ASP yang dibangun tidak akan jalan.
1.1.1. Server Web Bagi Anda
yang menggunakan Microsoft Windows 98 jika akan mempelajari ASP (Active Server
Pages) harus diinstalasi PSW (Personal Web Server) untuk Windows 98. Sedangkan
apabila menggunakan Microsoft Windows NT, Windows 2000 atau Windows XP IIS
(Internet Information Server) harus sudah terinstalasi. PWS terdapat dalam CD Windows
98 pada direktori Addons. IIS 4.0 terdapat pada CD NT Option Pack 4.0 untuk
Windows NT 4.0, sedangkan IIS 5.0 atau IIS versi 5.1 sudah terbungkus menjadi
satu dalam Microsoft Windows 2000 atau Windows XP.
1.1.2. Editor Karena script ASP
ditulis dalam bentuk teks murni seperti HTML, Anda dapat menggunakan sembarang
editor teks untuk menyunting file-file ASP, misalnya Notepad. Anda dapat pula
menggunakan editor yang dirancang khusus untuk membuat halaman-halaman web HTML
dan script seperti MS FrontPage dan Macromedia Dreamweaver. Bila ingin terlihat
lebih profesional, Anda dapat menggunakan MS Visual Interdev, software buatan
Microsoft yang memang khusus dirancang untuk membuat aplikasi web (ASP).
Microsoft Visual Interdev termasuk Microsoft Visual Studio family, satu bundel
dengan MS Visual Basic, C++, Foxpro, dan J++.
1.1.3. Browser Browser
digunakan untuk mengetes script ASP yang dibuat. Anda dapat menggunakan
sembarang browser seperti Internet Explorer, Netscape Navigator, ataupun
Opera.
1.2. Bagi Pengguna Non Windows
Active Server Pages terus berkembang dan menjadi populer di kalangan developer
web. Keterbatasan penggunaan yang diperuntukkan hanya untuk platform Windows
menjadi masalah tersendiri bagi perkembangan ASP. Dua buah perusahaan telah
mempelopori pembuatan komponen-komponen untuk menjalankan ASP pada berbagai
platform sistem operasi.
1.2.1. Chili!ASP
(http://www.chilisoft.com) Menyediakan fungsi untuk mengeksekusi script ASP
pada server web Netscape, Apache, dan Lotus Go serta alat
pengembangannya.
1.2.2. Instant ASP
(http://www.halcyonsoft.com) Mengeksekusi script ASP hampir pada semua server
web dan semua platform, seperti Windows NT, Sun, Novell, AIX, Apple, OS/2, dan
masih banyak lagi.
2. Bagaimana ASP Bekerja
Script ASP yang telah dibuat, tidak dapat langsung dijalankan di sebuah
komputer menggunakan browser. Sebab, penerjemahan script ASP memerlukan sebuah
server tersendiri. Script-script ASP diproses di sebuah server web, hasilnya
barulah dikirimkan ke client dalam format HTML. Oleh karena itulah halaman web
yang mengandung ASP dapat dibuka oleh browser manapun karena output yang
ditampilkan di browser adalah dokumen HTML. Pada Windows 2000, pustaka
pengeksekusi script-script ASP adalah ASP.DLL yang secara default terinstal
pada direktori WINNT\System32\inetsrv. Ketika ada permintaan dari client untuk
membuka suatu halaman yang berisi script ASP, IIS akan memerintahkan kepada
file tersebut untuk mengeksekusi script-script yang ada. Setelah selesai,
hasilnya digabungkan dengan kode HTML yang ada membentuk sebuah dokumen HTML
yang komplit. Dokumen yang komplit tersebut lalu diserahkan kepada server web
untuk diteruskan kepada client yang memintanya. Jenis script yang diolah
seperti script ASP disebut dengan script serverside. Script ASP berbeda dengan
VBScript atau JavaScript yang diolah dan dilihat hasilnya langsung di browser.
Jenis script seperti VBScript dan JavaScript disebut dengan script
clientside.
3. Lebih Jauh
Mengenal ASP Ke depan semua aplikasi akan mengarah ke Web Services. Oleh karena
itu salah satu komponen Web Services antara lain ASP. Tanpa mengerti ASP sangat
sulit untuk mengetahui mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan pembuatan Web
Services tersebut. Untuk memulai ASP Anda harus mengerti teknik penulisan,
variabel dan struktur pemrogramannya. Setelah semua Anda pahami baru Anda
merancang program ASP untuk Web Anda.
3.1. Penulisan Script ASP
Penulisan Script ASP dapat diletakkan pada halaman web dengan dua cara:
Cara 1:
Cara 2:
<%
… ‘script ASP …
%>
3.2. Variabel pada ASP Pada
dasarnya hanya ada satu jenis variabel dalam ASP, yaitu variant. Hanya saja
untuk kemudahan dalam pengolahan, variabel pada ASP dapat dibedakan menjadi 5
yaitu: objek, string, numerik, date & time, dan boolean. Variabel obyek
dibuat ketika kita ingin memprogram menggunakan obyek khusus seperti obyek
Scripting.FileSystemObject, obyek CDONTS.NewMail, dan lain-lain. Variabel string adalah variabel yang berisi teks,
sedangkan variabel numerik adalah variabel yang berisi bilangan, baik bilangan
bulat maupun bilangan pecahan. Variabel date time berisi informasi tanggal dan
waktu, sedangkan variabel berjenis boolean berisi nilai logika True atau False.
3.3. Struktur Program pada ASP
Struktur program pada ASP tidak jauh berbeda dengan pemrograman pada umumnya
bahkan tidak terlalu jauh berbeda dengan bahasa pemrograman Visual Basic.
3.3.1. Pendeklarasian Variabel
Pendeklarasian variabel pada ASP bersifat opsional, yaitu boleh dilakukan boleh
juga tidak. Pendeklarasian tersebut biasanya digunakan untuk mempermudah
pemeliharaan variabel-variabel dalam aplikasi. Pendeklarasian variabel dapat
dibuat mutlak, yaitu harus dideklarasikan dengan cara menambahkan statement <% Option Explicit %> di bagian atas program, sebelum
menuliskan perintah-perintah ASP lainnya.
<%
Dim lGaji
Dim sPesan
Dim oConn, oRs
%>
3.3.2. Penulisan Keterangan
(remark) Penulisan keterangan pada program dilakukan dengan terlebih dahulu menuliskan
tanda ‘.
3.3.3. Penggunaan operator
& dan + Operator & digunakan untuk menyambung string, sedangkan
operator + digunakan untuk menambahkan bilangan. Perhatikan perbedaannya pada
contoh berikut:
<%
A = 100
B = 50
C = A & B ‘C =
“10050”
D = A + B ‘D = 150
%>
3.3.4. Struktur percabangan
If-Then-Else Contoh penulisan strktur percabangan If-Then-Else sebagai
berikut.
<%
Umur = 3
If
Umur <= 5
Then Response.Write “Masih
Balita”
Else
Response.Write “Bukan Balita
Lagi”
End If
%>
akan mencetak: Masih Balita,
sebab variabel Umur bernilai 3, yaitu lebih kecil dari 5.
3.3.5. Struktur Percabangan
Select Case – End Select
<%
Nilai = “B”
Select Case Nilai
'
Case “A” Response.Write “Baik
Sekali”
Case “B” Response.Write “Baik”
Case “
C” Response.Write “Cukup” Case
“
D” Response.Write “Kurang” Case
“
E” Response.Write “Buruk”
End Select
%>
akan mencetak: Baik, sebab
variabel Nilai bernilai B.
3.3.6. Struktur Pengulangan
For-Next <% Dim I For I = 1 To 5 Response.Write&“ ” Next %> akan
mencetak: 1 2 3 4 5 dengan adalah perintah HTML untuk berganti baris.
3.3.7. Struktur Pengulangan For
Each – Next Serupa dengan struktur pengulangan For-Next, hanya saja For Each -
Next digunakan untuk mengambil elemen dari suatu array atau obyek. <% Dim
A(3) A(1) = "Selamat " A(2) = "Belajar " A(3) = "ASP
3.0" For Each Item In A Response.Write Item Next %> akan menghasilkan:
Selamat Belajar ASP 3.0 3.3.8. Struktur Pengulangan Do-Loop Struktur
pengulangan Do-Loop adalah struktur pengulangan yang menggunakan kondisi
sebagai syarat pengulangannya. <% I = 1 Do Response.Writ e I&“ ” I = I +
1 Loop Until I = 5 %> hasilnya sama persis seperti pada nomor 5. 3.3.9.
Pembuatan Procedure Sub dan Function Sub merupakan potongan program yang
melakukan tugas tertentu untuk memudahkan pengidentifikasian dan penelusuran
alur program. Function adalah sejenis sub yang mengembalikan suatu nilai.
Contoh: <% Sub TulisJudul Response.Write “ Menghitung Luas Lingkaran ” End
Sub Function LuasLingkaran(Jari2) LuasLingkaran = 3.14 * Jari2 * Jari2 End
Function Dim R R = 5 TulisJudul Response.Write“ Jari-Jari: “ & R
Response.Write“ Luas Lingkaran : “ & LuasLingkaran(R) %> 3.3.10.
Penyambungan Statement yang Terlalu Panjang Untuk memperindah penulisan
statement yang terlalu panjang dan agar mudah dibaca, penulisannya dapat kita
sambung menggunakan tanda _. Misalnya: If Umur > 18 And Pekerjaan <>
“” And Status <> “Menikah” Then … End If dapat dituliskan menjadi: If
Umur > 18 And _ Pekerjaan <> “” And _ Status <> “Menikah” Then … End
If
Active Server Pages (ASP)
Bahasa pemrograman lingkungan aplikasi terbuka (open
application environment) berjenis serverside untuk membangun aplikasi
web (internet). Lingkungan aplikasi terbuka, maksudnya bahwa menggunakan ASP,
halaman-halaman Hypertext Markup Language (HTML), script, dan komponen ActiveX
dapat dikombinasikan menjadi satu untuk membangun sebuah aplikasi web.
HTML adalah bahasa standar
penulisan dokumen web agar dapat ditampilkan pada browser. Script adalah
potongan program kecil yang disisipkan pada dokumen web sehingga halaman web
menjadi lebih interaktif. Sedangkan ActiveX adalah seperangkat
teknologi yang memungkinkan komponen-komponen software untuk berinteraksi satu
sama lain dalam lingkungan yang terhubung tanpa mempedulikan dari bahasa apa
komponen tersebut diciptakan. ASP diciptakan oleh Microsoft untuk menjawab
tantangan pemrograman web dinamis, di mana isi dari sebuah web site dapat
diprogram untuk mendapatkan hasil yang berbeda. Tidak seperti HTML yang hanya
menampilkan isi yang statis, ASP mampu menampilkan isi halaman yang berbeda
sesuai dengan tujuan pemrogramannya. Sampai saat buku ini ditulis, ASP telah
mencapai versi 3.0 yang berjalan pada platform Windows 2000 Professional atau Server.
Versi sebelumnya, yaitu versi 2.0, dapat berjalan pada platform lain seperti
Linux, Solaris, OS/2, dan Novell. Saat ini Microsoft tengah merancang pelanjut
dari ASP 3.0, yaitu ASP+ yang berjalan pada Windows .NET Framework.
Bahasa ASP murni
Object Oriented Programming (OOP). Struktur bahasanya sama dengan bahasa Visual
Basic yang mudah dimengerti karena sintaksnya menggunakan Bahasa Inggris.
Seperti diketahui, bahwa Visual Basic adalah bahasa pemrograman yang paling mudah
dimengerti dan dipelajari dibandingkan bahasa pemrograman lainnya. Oleh karena
itu ASP sangat mudah dipelajari oleh para pemula sekalipun untuk membuat
aplikasi web, disamping kehandalan dan kelengkapan fasilitas yang diberikan.
1. Apa yang Anda Butuhkan Agar dapat memprogram web menggunakan ASP (Active Server Pages) ?
Ada beberapa persyaratan yang
harus terpenuhi. Sebagai gambaran berikut akan dijelaskan dua hal yang perlu
diperhatikan, yaitu yang berhubungan dengan sistem operasi. Karena saat ini ada
beberapa jenis sistem operasi, maka dalam buku ini dijelaskan penerapan ASP
bagi yang menggunakan sistem Operasi Microsoft Windows dan Non Microsoft
Windows. 1.1. Bagi Pengguna Microsoft Windows Jika Anda menggunakan Microsoft
Windows ada beberapa hal yang harus terpenuhi untuk mempelajari ASP.
Persyaratan tersebut mutlak harus terpenuhi, karena tanpa memenuhi persyaratan
tersebut program ASP yang dibangun tidak akan jalan.
1.1.1. Server Web Bagi Anda
yang menggunakan Microsoft Windows 98 jika akan mempelajari ASP (Active Server
Pages) harus diinstalasi PSW (Personal Web Server) untuk Windows 98. Sedangkan
apabila menggunakan Microsoft Windows NT, Windows 2000 atau Windows XP IIS
(Internet Information Server) harus sudah terinstalasi. PWS terdapat dalam CD Windows
98 pada direktori Addons. IIS 4.0 terdapat pada CD NT Option Pack 4.0 untuk
Windows NT 4.0, sedangkan IIS 5.0 atau IIS versi 5.1 sudah terbungkus menjadi
satu dalam Microsoft Windows 2000 atau Windows XP.
1.1.2. Editor Karena script ASP
ditulis dalam bentuk teks murni seperti HTML, Anda dapat menggunakan sembarang
editor teks untuk menyunting file-file ASP, misalnya Notepad. Anda dapat pula
menggunakan editor yang dirancang khusus untuk membuat halaman-halaman web HTML
dan script seperti MS FrontPage dan Macromedia Dreamweaver. Bila ingin terlihat
lebih profesional, Anda dapat menggunakan MS Visual Interdev, software buatan
Microsoft yang memang khusus dirancang untuk membuat aplikasi web (ASP).
Microsoft Visual Interdev termasuk Microsoft Visual Studio family, satu bundel
dengan MS Visual Basic, C++, Foxpro, dan J++.
1.1.3. Browser Browser
digunakan untuk mengetes script ASP yang dibuat. Anda dapat menggunakan
sembarang browser seperti Internet Explorer, Netscape Navigator, ataupun
Opera.
1.2. Bagi Pengguna Non Windows
Active Server Pages terus berkembang dan menjadi populer di kalangan developer
web. Keterbatasan penggunaan yang diperuntukkan hanya untuk platform Windows
menjadi masalah tersendiri bagi perkembangan ASP. Dua buah perusahaan telah
mempelopori pembuatan komponen-komponen untuk menjalankan ASP pada berbagai
platform sistem operasi.
1.2.1. Chili!ASP
(http://www.chilisoft.com) Menyediakan fungsi untuk mengeksekusi script ASP
pada server web Netscape, Apache, dan Lotus Go serta alat
pengembangannya.
1.2.2. Instant ASP
(http://www.halcyonsoft.com) Mengeksekusi script ASP hampir pada semua server
web dan semua platform, seperti Windows NT, Sun, Novell, AIX, Apple, OS/2, dan
masih banyak lagi.
2. Bagaimana ASP Bekerja
Script ASP yang telah dibuat, tidak dapat langsung dijalankan di sebuah
komputer menggunakan browser. Sebab, penerjemahan script ASP memerlukan sebuah
server tersendiri. Script-script ASP diproses di sebuah server web, hasilnya
barulah dikirimkan ke client dalam format HTML. Oleh karena itulah halaman web
yang mengandung ASP dapat dibuka oleh browser manapun karena output yang
ditampilkan di browser adalah dokumen HTML. Pada Windows 2000, pustaka
pengeksekusi script-script ASP adalah ASP.DLL yang secara default terinstal
pada direktori WINNT\System32\inetsrv. Ketika ada permintaan dari client untuk
membuka suatu halaman yang berisi script ASP, IIS akan memerintahkan kepada
file tersebut untuk mengeksekusi script-script yang ada. Setelah selesai,
hasilnya digabungkan dengan kode HTML yang ada membentuk sebuah dokumen HTML
yang komplit. Dokumen yang komplit tersebut lalu diserahkan kepada server web
untuk diteruskan kepada client yang memintanya. Jenis script yang diolah
seperti script ASP disebut dengan script serverside. Script ASP berbeda dengan
VBScript atau JavaScript yang diolah dan dilihat hasilnya langsung di browser.
Jenis script seperti VBScript dan JavaScript disebut dengan script
clientside.
3. Lebih Jauh
Mengenal ASP Ke depan semua aplikasi akan mengarah ke Web Services. Oleh karena
itu salah satu komponen Web Services antara lain ASP. Tanpa mengerti ASP sangat
sulit untuk mengetahui mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan pembuatan Web
Services tersebut. Untuk memulai ASP Anda harus mengerti teknik penulisan,
variabel dan struktur pemrogramannya. Setelah semua Anda pahami baru Anda
merancang program ASP untuk Web Anda.
3.1. Penulisan Script ASP
Penulisan Script ASP dapat diletakkan pada halaman web dengan dua cara:
Cara 1:
Cara 2:
<%
… ‘script ASP …
%>
3.2. Variabel pada ASP Pada
dasarnya hanya ada satu jenis variabel dalam ASP, yaitu variant. Hanya saja
untuk kemudahan dalam pengolahan, variabel pada ASP dapat dibedakan menjadi 5
yaitu: objek, string, numerik, date & time, dan boolean. Variabel obyek
dibuat ketika kita ingin memprogram menggunakan obyek khusus seperti obyek
Scripting.FileSystemObject, obyek CDONTS.NewMail, dan lain-lain. Variabel string adalah variabel yang berisi teks,
sedangkan variabel numerik adalah variabel yang berisi bilangan, baik bilangan
bulat maupun bilangan pecahan. Variabel date time berisi informasi tanggal dan
waktu, sedangkan variabel berjenis boolean berisi nilai logika True atau False.
3.3. Struktur Program pada ASP
Struktur program pada ASP tidak jauh berbeda dengan pemrograman pada umumnya
bahkan tidak terlalu jauh berbeda dengan bahasa pemrograman Visual Basic.
3.3.1. Pendeklarasian Variabel
Pendeklarasian variabel pada ASP bersifat opsional, yaitu boleh dilakukan boleh
juga tidak. Pendeklarasian tersebut biasanya digunakan untuk mempermudah
pemeliharaan variabel-variabel dalam aplikasi. Pendeklarasian variabel dapat
dibuat mutlak, yaitu harus dideklarasikan dengan cara menambahkan statement <% Option Explicit %> di bagian atas program, sebelum
menuliskan perintah-perintah ASP lainnya.
<%
Dim lGaji
Dim sPesan
Dim oConn, oRs
%>
3.3.2. Penulisan Keterangan
(remark) Penulisan keterangan pada program dilakukan dengan terlebih dahulu menuliskan
tanda ‘.
3.3.3. Penggunaan operator
& dan + Operator & digunakan untuk menyambung string, sedangkan
operator + digunakan untuk menambahkan bilangan. Perhatikan perbedaannya pada
contoh berikut:
<%
A = 100
B = 50
C = A & B ‘C =
“10050”
D = A + B ‘D = 150
%>
3.3.4. Struktur percabangan
If-Then-Else Contoh penulisan strktur percabangan If-Then-Else sebagai
berikut.
<%
Umur = 3
If
Umur <= 5
Then Response.Write “Masih
Balita”
Else
Response.Write “Bukan Balita
Lagi”
End If
%>
akan mencetak: Masih Balita,
sebab variabel Umur bernilai 3, yaitu lebih kecil dari 5.
3.3.5. Struktur Percabangan
Select Case – End Select
<%
Nilai = “B”
Select Case Nilai
'
Case “A” Response.Write “Baik
Sekali”
Case “B” Response.Write “Baik”
Case “
C” Response.Write “Cukup” Case
“
D” Response.Write “Kurang” Case
“
E” Response.Write “Buruk”
End Select
%>
akan mencetak: Baik, sebab
variabel Nilai bernilai B.
3.3.6. Struktur Pengulangan
For-Next <% Dim I For I = 1 To 5 Response.Write&“ ” Next %> akan
mencetak: 1 2 3 4 5 dengan adalah perintah HTML untuk berganti baris.
3.3.7. Struktur Pengulangan For
Each – Next Serupa dengan struktur pengulangan For-Next, hanya saja For Each -
Next digunakan untuk mengambil elemen dari suatu array atau obyek. <% Dim
A(3) A(1) = "Selamat " A(2) = "Belajar " A(3) = "ASP
3.0" For Each Item In A Response.Write Item Next %> akan menghasilkan:
Selamat Belajar ASP 3.0 3.3.8. Struktur Pengulangan Do-Loop Struktur
pengulangan Do-Loop adalah struktur pengulangan yang menggunakan kondisi
sebagai syarat pengulangannya. <% I = 1 Do Response.Writ e I&“ ” I = I +
1 Loop Until I = 5 %> hasilnya sama persis seperti pada nomor 5. 3.3.9.
Pembuatan Procedure Sub dan Function Sub merupakan potongan program yang
melakukan tugas tertentu untuk memudahkan pengidentifikasian dan penelusuran
alur program. Function adalah sejenis sub yang mengembalikan suatu nilai.
Contoh: <% Sub TulisJudul Response.Write “ Menghitung Luas Lingkaran ” End
Sub Function LuasLingkaran(Jari2) LuasLingkaran = 3.14 * Jari2 * Jari2 End
Function Dim R R = 5 TulisJudul Response.Write“ Jari-Jari: “ & R
Response.Write“ Luas Lingkaran : “ & LuasLingkaran(R) %> 3.3.10.
Penyambungan Statement yang Terlalu Panjang Untuk memperindah penulisan
statement yang terlalu panjang dan agar mudah dibaca, penulisannya dapat kita
sambung menggunakan tanda _. Misalnya: If Umur > 18 And Pekerjaan <>
“” And Status <> “Menikah” Then … End If dapat dituliskan menjadi: If
Umur > 18 And _ Pekerjaan <> “” And _ Status <> “Menikah” Then … End
If